by

Kesemek, Buah Khas Karo

TANIDATA.COM – Buah kesemek (Diospyros kaki) merupakan salah satu jenis tanaman buah-buahan subtropis yang tergolong langka di Indonesia dan mempunyai potensi untuk dikembangkan. Tanaman kesemek juga dikenal dengan sebutan buah kaki, atau dalam bahasa Inggris disebut Oriental (Chinese/Japanese) persimmon. Istilah kaki dalam bahasa Jepang adalah nama zat tanin yang dihasilkan buah ini. Selain dimakan sebagai buah meja, kesemek cukup potensial sebagai bahan baku manisan atau selai ( Setiawan, 2014).

Penyebaran tanaman kesemek yang terluas di Sumatera Utara adalah terletak di Kabupaten Karo. Kesemek ditemui hampir pada setiap kecamatan. Penghasil kesemek terbanyak di Kabupaten Karo adalah pada Kecamatan Simpang Empat (3,38 ha), Kabanjahe ( 0,27 ha) dan Berastagi (3,38 ha) (Badan Pusat Statistik, 2007). Produksi buah kesemek di Kabupaten Karo semakin menurun seiring dengan berjalannya waktu. Pada tahun 2009, produksi buah kesemek hanya mencapai 13,70 ton di Kabupaten Karo (Badan Pusat Statistik, 2010). Hingga pada tahun 2013 hanya sedikit rumah tangga yang mengelola tanaman kesemek dengan rata – rata jumlah pohon sebanyak 21/usaha rumah tangga (Badan Pusat Statistik, 2013).

Kesemek yang dikembangkan di Indonesia pada umunya adalah tipe astrigen yang kuat, sehingga terasa ada rasa sepatnya.  Untuk mengurangi rasa sepat biasanya buah direndam dengan larutan kapur (CaCo). Sehingga kalau kita melihat di pasar kebanyakan buah kesemek ini seperti dilapisi oleh kapur.

Pada tahun 2010 Kabupaten Karo mendaftarkan Kesemek dengan nama varietas Simalem menjadi varietas unggul nasional. Keunggulan dari kesemek varietas simalem adalah sebagai berikut warna kulit buah kuning sampai oranye, warna daging buahnya kuning sampai oranye dengan tekstur daging buah yang halus renyah.  Rasa daging  buah manis dengan kandungan gula : 12,8 º brix, kadar air : 77,4 %. Kandungan vitamin C  16,13 mg/100 g Kadar β-karoten : 94,4917 μg/g Kadar tanin : 8,212 %. Aroma buah varietas ini harum lembut.

Saat berkunjung ke Kabupaten Karo, buah ini dapat ditemukan di  Pasar Berastagi. Seperti pasar tradisional lainnya yang ada di Indonesia, Pasar Berastagi menyediakan berbagai macam hasil bumi.  Selain sayuran, ciri khas di pasar ini adalah buah-buahan segar, mulai dari jeruk,kesemek,pepino,alpukat dan lainnya.Buah-buahan eksotis seperti kesemek menjadi pilihan favorit wisatawan,baik lokal maupun mancanegara. Harganya berfluktuasi karena panennya yang tidak terlalu banyak saat ini.

Sebagai wilayah pengasil buah-buahan Kabupaten Karo sangat patut dibanggakan, terkenal dengan aneka buahnya seperti buah markisa, jeruk, terong berastagi, kesemek, dan lain-lain  yang sudah sangat populer sebagai oleh-oleh khas dari Kabupaten Karo, kita  berharap buah kesemek ini juga dapat menjadi ikon oleh-oleh khas dari Tanah Karo dalam waktu tidak terlalu lama lagi. Semoga.

DAFTAR PUSTAKA

Badan Pusat Statistik. 2007. Profil Pertanian Kabupaten Karo. Pemerintah Kabupaten Karo, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Karo, Sumatera Utara No. Publikasi: 1211.0808

Badan Pusat Statistik. 2013. Sensus Pertanian 2012 Hasil Pencacahan Lengkap Kabupaten Karo. Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo. Katalog BPS: 5106010.1211.

Setiawan, E. 2014. Perbaikan Kualitas Buah Kesemek Dengan Penyemprotan Alkohol. Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo,.Madura. Vol. 7

Ditulis oleh

Rimta Terra Rosa Br Pinem

Pengawas Benih Tanaman Muda.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed