by

Dalam Sepekan, Karagenan Sulsel Tembus 2 Negara Baru

TANIDATA.COM – Parepare, – Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Parepare berhasil memfasilitasi sertifikasi komoditas Karagenan atau Carrageenan (olahan rumput laut) sebanyak 25 ton senilai 3,9 miliar rupiah yang akan dikirimkan ke Negara tujuan baru, Argentina, Kamis (31/3).

Sebelumnya Selasa (29/3), Karantina Pertanian Parepare juga telah memfasilitasi eksportasi karagenan ke Negara tujuan baru Thailand sebanyak 8 ton dengan nilai 1,3 miliar rupiah.

Kepala Karantina Pertanian Parepare, Andi Faisal mengatakan dalam satu pekan ini, kami mencatat karagenan Sulawesi Selatan tembus dua Negara tujuan baru yakni Thailand dan Argentina. Dengan aktifitas ekspor karagenan yang semakin meluas maka menjadi angin segar bagi para petani rumput laut.

“Pada triwulan pertama tahun 2022 ekspor komoditas unggulan Sulsel ini telah mencapai nilai 240 miliar rupiah, nilai ini meningkat 42% dibandingkan triwulan pertama tahun 2021 yang hanya 138,8 miliar rupiah,” jelas Andi

Menurut Andi persyaratan ekspor karagenan tidaklah rumit. Sebelum diekspor, karagenan dilakukan serangkaian tindakan karantina meliputi pemeriksaan administrasi dan fisik. Sesuai dengan persyaratan Negara tujuan, karageenan wajib dilengkapi dengan phytosanitary certificate, meskipun masuk dalam hasil laut

Terpisah, melalui pernyataan tertulis, Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang ikut bangga dengan pencapaian eksportir karagenan Sulsel yang mampu menembus dua Negara tujuan baru.

“Prestasi ini tidak lepas dari pendampingan Karantina Pertanian Parepare serta instansi terkait lainnya. Semoga pencapaian ini dapat menjadi penyejuk bagi para petani rumput laut untuk meningkatkan perekonomiannya,” ujar Bambang

Bambang menyampaikan sesuai mandat Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), untuk mencapai target gerakan ekspor tiga kali lipat atau gratieks, diantaranya adalah dengan memperluas wilayah ekspor, serta ekspor dalam bentuk olahan.

“Sulsel sebagai daerah penghasil rumput laut terbesar di Indonesia, dapat terus melakukan eksportasi rumput laut dalam bentuk olahan agar memiliki nilai tambah,” tutup Bambang

Narahubung:
Andi Faisal, SP. MP – Kepala Karantina Pertanian Parepare, Kementerian Pertanian

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed